Dream: Color of Life

SETIAP manusia memiliki mimpi. Pernyataan itu memang akurat. Karena mimpi ada, maka manusia terus hidup, berjuang, dan berkembang.

Salah satu tujuan hidup manusia adalah untuk mengejar mimpi yang selama ini ingin mereka wujudkan. Saat di mana mereka mengejar angan-angan itu, akan turut memberi warna pada pelangi hidup yang akan terkenang ketika tangan mereka telah mampu mencapai mimpi. It’ll be sweet memories, you know?

Namun, di saat itu akan ada masa di mana manusia akan diperhadapkan pada dua pilihan. Tetap berjuang atau menyerah.

Tiap pilihan memiliki konsekuensi. Jika mereka memilih pilihan pertama, maka akan ada perjuangan. Ada masa di mana mereka akan jatuh dan bangun. Jatuh dan bangun kembali. Begitu terus hingga mencapai akhir.

Jika mereka memilih pilihan kedua, maka mereka akan kembali ke zona nyaman, tiada kesusahan dan hidup yang tenang. Akan tetapi, hidup mereka akan cenderung monokrom — tanpa warna.

Pikirkanlah semuanya dengan bijak dan pikiran yang dingin. Setiap pilihan yang kaupilih takkan bisa kauubah kembali.

So, what do you choose?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s