Mom’s Day Celebration

22 Desember 2013, nyaris tengah malam.
Kiriman dari Astrild Erretha —
— kepada Emak tercinta, dan semua Ibu baik di Indonesia maupun dunia.


I.
Aku tak pernah menyadari
Betapa besarnya pengorbanan yang kaulakukan
ya, aku akui takkan pernah menyadari
— ataupun tahu

Senyum tulus laksana sinar mentari musim semi
Sorot mata lembut bak bunga bermekaran
Sentuhan yang tak tergantikan oleh apapun
Pengorbanan tak terbalas,
oleh apapun

Aku memang tak pernah tahu
atau bahkan menyadari ini
Tapi, aku tak bodoh, bu
Hati ini tahu bagaimana ibu mengeraskan hatinya
Agar buah hatinya tak melihat saat di mana
ibu menangis

Aku tak sebodoh yang ibu kira
Kutahu bagaimana tetes air mata itu mengalir
Tiap diberi penghargaan sebagai murid berprestasi
Tiap dididik tuk menjadi pemudi berguna
Tiap kali mengeraskan kepala dan membangkang
Aku tahu

Dimomen hari ibu ini, 22 Desember 2013
Ingin kuserukan semua perasaan di relung hati
Pembalasan atas semua jerih payah selama ini
Atas semua yang ibu lakukan

Ibu,
Malaikat tak bersayap utusan Tuhan
Satu-satunya wanita terbaik dalam hidupku
Perwujudan dari kasih dan cinta

Bersamaan dengan ini
Kuselipkan setangkai anyelir
Melambangkan cinta, kasih sayang, penghormatanku
padamu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s