as she builds up her foundation of life

Althea Spectra tak pernah bermimpi jika ia akan bisa memiliki teman, selain Astrild Erretha. Hidupnya—tiap jam, menit, dan detik—selalu berputar dengan laptop kesayangannya, dan tentu saja modem dalam keadaan ‘bernyawa’.

Gadis dengan logika melebihi anak sekolahan biasa itu tak pernah bermimpi—apalagi berharap—bahwa suatu hari nanti, ia memiliki kehidupan sosial yang sesegar angin pagi; layaknya anak gadis sekolah biasa lainnya.

Tapi, dia adalah Althea Spectra. Gadis yang berdiri di atas pijakan yang ia dirikan dengan struktur dan model yang berbeda dari yang lain. Ia telah menentukan jalan hidupnya sedari dulu—bahkan sebelum ia bertemu dengan seseorang bernama Astrild Erretha.

Ia telah menentukan jalurnya sendiri, terpisah dari rombongannya dan merasa tak memiliki penyesalan akan hal itu. Ia tak merasa membuat kesalahan sama sekali.

Kenapa?

Althea Spectra tak takut sendirian, berbeda 180 derajat dengan sahabatnya. Selain itu, karena dia adalah Althea Spectra—

—yang membangun fondasi kehidupannya dengan tahap unik dan desain berbeda dari orang kebanyakan.


as she builds up her fondation of life; the beginning of tale delivered from althea.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s