turns out into

I just had almost-miserable day. Or could i say nearly-happy day?

Tata bahasa Inggris saya rusak, jadi untuk menghindari kesalahan jadi dibuatlah dalam bahasa Indonesia.

First of all, I began this day normally. Oke, tidak ada keanehan sama sekali. Semuanya terasa normal, sangat normal.

Kemudian… I felt terrible to my group’s friends while the fourth group performed their drama. Seolah drama kelompok saya itu… terburuk. Okay, I admit that we’d not had enough rehearsal. But still…

Ketiga, sesampainya di jam Geografi, malah kena ceramah. Demi apapun, ini menjengkelkan. Untungnya ketiga setan—ehm, orang berhasil menaikkan suasana hati.

Keempat, Biologi-Bahasa Inggris. Ada masalah di pembawaan kompor serta diselenggarakannya ulangan mendadak. Di Bahasa Inggris, ketahuan tidur. Untungnya, tidak poin tak dikurangi.

Matematika, adalah pelajaran terakhir. Tepat pada 45 menit terakhir, saya beserta kawan-kawan dipanggil untuk latihan sedikit mengenai Matematika. We did it all well.

Kembali ke rumah… Diceramahi tentang piano. Saya tahu, oke? Terkadang saat lewat dekat piano biasa saya yang depresi. Sakit hati. Lalu Emak minta supaya latihan beserta nasehat dan curahan hati betapa sayangnya uang yang digunakan untuk membiayai les. Tenang, Emak. Kau tak sendiri. Aku sendiri kecewa dengan diriku.

Berlanjut ke laptop. Microsoft Word tak bekerja, kerjanya cuma error melulu. Sakit hati ini makin menjadi-jadi.

Untungnya malam tiba dan akhirnya pun… semua tertidur.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s