quick announcement

aerretha -> fleur/flee d’lunar
Don’t worry. I’ll keep using aerretha so don’t you dare to take that nick from me.

~ flee aerretha

Advertisements

ii. filosofi seorang pengembara

17 Maret 2014
Teruntukmu,

Hidup itu bukanlah seperti selembar kertas kosong, yang belum ternodai tinta. Tidak. Bagiku, hidup itu lebih dari sekedar kertas kosong tak ternoda.

Aku adalah seorang pengembara, yang mengelilingi bumi selama berabad-abad. Aku melihat perubahan, pertumpahan darah, persaudaraan, kasih sayang, hingga perang dengan mata kepalaku sendiri.

Dan dari seluruh hal yang kualami selama berabad-abad, dapat kusimpulkan bahwa hidup lebih dari sekedar kertas putih kosong.

Menurutku, hidup itu layaknya sebatang pohon. Pohon mangga, kalau boleh. Hahaha. Ia berakar, kemudian perlahan tumbuh… Dan menjadi besar, menghasilkan buah, dan perlahan-lahan mati. Seperti itulah hidup dalam pandanganku.

Menumbuhkan akar layaknya berada dalam kandungan selama 9 bulan. Saat di mana bunga pohon mangga mengalami penyerbukan ialah saat di mana bertemu dengan pasangan hidup. Setelah itu muncullah buah.

Usia pohon itu makin menua, daun-daunnya mulai gugur. Masa mudanya telah berlalu dan kini ia tiba pada masa tuanya. Pada saat itu, ia haruslah siap untuk mati, entah itu karena tumbang, atau ditebang…

Itulah hidup di mataku. Namun, itu semua terserah padamu. Pandangan tiap orang berbeda, bukan?

Ah, kurasa aku harus mengakhiri ini. Aku harus melanjutkan pengembaraanku menjelajahi bumi. Melihat segala perubahan dan segala teknologi yang berkembang.

Suatu saat nanti, aku yakin akan mengirimi surat lagi. Atau malah bertemu denganmu.

Baik-baiklah selalu.

Ps: Selamat ulang tahun.



Suatu hadiah untuk seorang sobat yang berulang tahun hari ini. Selamat bertambah umur, bung! Semoga tahun ini adalah tahun yang menyenangkan untukmu.

Fleur Eustella L. (Astrild Erretha)