30th of April

i dunno what the fck is happening with this because i’ve published TWO posts and those are FAILED. daaammmnnnn and i didn’t save those two.

first one is about my birthday, i remember correctly that i posted it at 12 am in April 30, 2014.

the second one, is about my appreciation for Jesus Christ, my Lord and Saviour, lovely family, annoyingly annoying brother, friends (there are bonuses for my dearly first love—no, i don’t feel the same way as before, but i love him as my friends—also my bestfriends and acquaintances), also my gratitude for them because they show me how wonderful life is and how worth it is to be kept.

anyway. i hope this post didn’t go fail again because if this fails, im gonna murder everyone.

happy birthday to me! *hugs herself*

Advertisements

pojokan cerita

Bukan cerita kayak biasa kok. Ini cuma curcolan soal kegiatan NaNoWriMo 🙂 dan ide gila lainnya.

Jadi, gini. A Quest of Pandora sudah sampai 3k+ kata. Kira-kira sepertigapuluh dari tujuan. Dan ini pun masih bab 1! Oi, belum masuk ke konflik malah! Dan waktunya sisa… 20 harian. Duh. Bisa ga ya?

Soal Violet of the Morning Sky, bagian 1 udah selesai. Jadi sisa 9-an bagian dan tamat. Udah ada ide sebenarnya, cuma bingung bagaimana caranya dituang pake kata-kata. Kayaknya mesti nambah pembendaharaan kata kalau gini.

Nah. Selanjutnya, soal fiksi ShinKai. Iya, Shinichi x Kaito dari Detektif Conan. Shinichi yang seme, loh. Beberapa terakhir ini udah keliling fanfiction.net tapi… FIKSINYA KENAPA DIKIT ;_; banyakan sih KaiShin, tapi saya maunya ShinKai ;A;

Karena gitu, jadi saya punya ide buat bikin fiksi ShinKai panjang, untuk memuaskan hasrat. Tapiiiii… A Quest sama Violet belum selesai 😦 batas waktunya itu sampai akhir April dan dua-duanya belum sampai konflik ;_; aaaaaaaa.

Yosh, semangat Flee! (ง’̀⌣’́)ง

x flee.

flee-ism corner ;)

Flee bukanlah orang yang bisa dibilang menyenangkan.

Sifat cuek yang diturunkan dari sisi ayah dan juga sifat anti-sosial yang ia kembangkan seiring berjalannya waktu makin mendukung pernyataan di atas. Belum lagi pernyataan lain bahwa orang ini sulit ditebak dan jalan pikirannya—self-proclaimed sendiri oleh Flee—yang rumit.

Ia dapat diumpamakan sebagai sebuah toko. Toko barang antik—katanya—dengan bangunan yang megah namun tua dan berarsitektur seperti labirin. Walaupun ia memiliki segudang hal yang unik, pada dasarnya orang-orang menilai sesuatu dimulai dari tampaknya, bukan? Tampak depan toko yang tua membuatnya jarang dikunjungi orang lain. Belum lagi toko itu lebih sering tutup dibanding buka. Jadi tak banyak atau bahkan tak ada orang yang tahu mengenai toko itu. Itulah pendapat Flee mengenai dirinya.

Di samping toko barang antik dengan bangunan antik, Flee juga menilai dirinya seperti dandelion. Tahu, kan, tanaman liar yang jika ditiup maka kelopak putihnya yang kecil namun banyak akan beterbangan?

(Walaupun hal ini jarang diakui oleh Flee, akibat egonya yang setinggi langit.)

Dandelion menggambarkan mengenai keadaan mental Flee yang kompleks. Ia sederhana namun tetap elegan. Ia lembut namun secara bersamaan kuat. Ia kecil namun tetap mampu bertahan di dunia yang besar. Kelopaknya yang mudah terbang hanya akibat tiupan kecil menggambarkan betapa lemahnya tanaman ini.

Flee bukanlah orang yang bisa dibilang menyenangkan.

Namun jika kau mengenalnya lebih baik, mungkin kau bisa diundang olehnya untuk menjelajahi toko barang antik dengan bangunan antik yang berarsitektur seperti labirin miliknya sambil berusaha menemukan berbagai macam hal unik di dalamnya.

Smiley,
Flee 😉